https://religiousopinions.com
Slider Image

Kisah Penciptaan: Ringkasan Kisah Alkitab

Bab pembukaan Alkitab dimulai dengan kata-kata ini, "Pada mulanya, Allah menciptakan langit dan bumi." (NIV) Kalimat ini merangkum drama yang akan dibuka.

Kita belajar dari teks bahwa bumi tidak berbentuk, kosong, dan gelap, dan Roh Allah bergerak di atas air mempersiapkan diri untuk melakukan Firman Allah yang kreatif. Dan kemudian Tuhan mulai berbicara menjadi ada ciptaan-Nya. Akun hari demi hari mengikuti.

1:38

Tonton Sekarang: Versi Sederhana dari Kisah Penciptaan Alkitab

7 Hari Penciptaan

  • Hari 1 - Tuhan menciptakan cahaya dan memisahkan cahaya dari kegelapan, menyebut terang "siang" dan kegelapan "malam."
  • Hari 2 - Tuhan menciptakan bentangan untuk memisahkan air dan menyebutnya "langit."
  • Hari 3 - Tuhan menciptakan tanah kering dan mengumpulkan air, menyebut tanah kering itu "tanah, " dan air yang berkumpul itu "laut". Pada hari ketiga, Tuhan juga menciptakan vegetasi (tanaman dan pohon).
  • Hari 4 - Tuhan menciptakan matahari, bulan, dan bintang-bintang untuk menerangi bumi dan untuk mengatur dan memisahkan siang dan malam. Ini juga akan berfungsi sebagai tanda untuk menandai musim, hari, dan tahun.
  • Hari 5 - Tuhan menciptakan setiap makhluk hidup dari lautan dan setiap burung bersayap, memberkati mereka untuk melipatgandakan dan mengisi air dan langit dengan kehidupan.
  • Hari 6 - Tuhan menciptakan hewan untuk memenuhi bumi. Pada hari ke enam, Tuhan juga menciptakan pria dan wanita (Adam dan Hawa) menurut gambarnya untuk berkomunikasi dengannya. Dia memberkati mereka dan memberi mereka setiap makhluk dan seluruh bumi untuk memerintah, merawat, dan mengolah.
  • Hari 7 - Tuhan telah menyelesaikan pekerjaan penciptaannya dan dia beristirahat pada hari ketujuh, memberkatinya dan menjadikannya suci.

    Tempat Menarik Dari Kisah Penciptaan

    • Kejadian 1, adegan pembuka dari drama alkitabiah, memperkenalkan kita kepada dua karakter utama dalam Alkitab: Tuhan dan manusia. Penulis Gene Edwards menyebut drama ini sebagai The Divine Romance . Di sini kita bertemu Tuhan, Pencipta Yang Mahakuasa dari segala sesuatu, mengungkapkan objek pamungkas dari cintanya —man a ketika dia menyimpulkan karya penciptaan yang menakjubkan. Tuhan telah mengatur panggung. Drama telah dimulai.
    • Singkatnya, kebenaran sederhana dari kisah penciptaan adalah bahwa Allah adalah penulis penciptaan. Dalam Kejadian 1, kita disajikan dengan permulaan drama ilahi yang hanya dapat diperiksa dan dipahami dari sudut pandang iman. Berapa lama waktu yang dibutuhkan? Bagaimana itu bisa terjadi, tepatnya? Tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini secara definitif. Sebenarnya, misteri-misteri ini bukanlah fokus dari kisah penciptaan. Tujuannya, sebaliknya, adalah untuk wahyu moral dan spiritual.
    • Tuhan sangat senang dengan ciptaan-Nya. Enam kali selama proses penciptaan, Tuhan berhenti, mengamati hasil karyanya dan melihat bahwa itu bagus. Pada pemeriksaan terakhir atas semua yang telah ia buat, Allah menganggapnya "sangat baik." Ini adalah saat yang tepat untuk mengingatkan diri kita bahwa kita adalah bagian dari ciptaan Tuhan. Bahkan ketika Anda tidak merasa layak akan kesenangannya, ingatlah bahwa Tuhan menciptakan Anda dan senang dengan Anda. Anda sangat berharga baginya.
    • Dalam ayat 26, Tuhan berkata, "Mari kita menjadikan manusia dalam gambar kita, dalam rupa kita ..." Ini adalah satu-satunya contoh dalam kisah penciptaan bahwa Allah menggunakan bentuk jamak untuk merujuk pada dirinya sendiri. Sangat menarik untuk dicatat bahwa ini terjadi tepat ketika ia mulai menciptakan manusia. Banyak ahli percaya ini adalah referensi pertama Alkitab tentang Tritunggal.
    • Pada hari ketujuh, Tuhan beristirahat. Sulit untuk menemukan alasan mengapa Tuhan perlu istirahat, tetapi tampaknya, ia menganggapnya penting. Istirahat sering merupakan konsep asing di dunia kita yang sibuk dan serba cepat. Secara sosial tidak dapat diterima untuk beristirahat sepanjang hari. Tuhan tahu kita perlu waktu menyegarkan. Teladan kita, Yesus, menghabiskan waktu sendirian jauh dari keramaian. Jadi, kita seharusnya tidak merasa bersalah ketika kita meluangkan waktu setiap minggu untuk beristirahat dan memperbarui tubuh, jiwa, dan roh kita.

    Pertanyaan untuk Refleksi

    Kisah itu dengan jelas menunjukkan bahwa Allah sedang menikmati dirinya sendiri ketika ia melakukan pekerjaan penciptaan. Seperti disebutkan sebelumnya, enam kali ia berhenti dan menikmati prestasinya. Jika Tuhan menikmati pekerjaannya, apakah ada yang salah dengan kita merasa senang dengan prestasi kita?

    Apakah Anda menikmati pekerjaan Anda? Baik itu pekerjaan Anda, hobi Anda, atau pelayanan Anda, jika pekerjaan Anda menyenangkan Allah, maka itu juga harus membawa kesenangan bagi Anda. Pertimbangkan pekerjaan tangan Anda. Apa yang Anda lakukan untuk membawa kesenangan bagi Anda dan Tuhan?

    Referensi Tulisan Suci

    Kejadian 1: 1-2: 3

    Ringkasan Cerita Alkitab (Indeks)

    Ringkasan Cerita Alkitab (Indeks)

    Temui Absalom: Putra Raja Daud yang Pemberontak

    Temui Absalom: Putra Raja Daud yang Pemberontak

    Marie Laveau, Ratu Voodoo Misterius dari New Orleans

    Marie Laveau, Ratu Voodoo Misterius dari New Orleans