https://religiousopinions.com
Slider Image

Zakat: Praktek Amal Sedekah Islam

Memberi untuk amal adalah salah satu dari lima "rukun" Islam. Umat ​​Muslim yang memiliki sisa kekayaan pada akhir tahun setelah membayar kebutuhan dasar mereka sendiri diharapkan membayar persentase tertentu untuk membantu orang lain. Praktek pemberian sedekah ini disebut Zakat, dari kata Arab yang berarti "memurnikan" dan "tumbuh." Orang-orang Muslim percaya bahwa memberi kepada orang lain memurnikan kekayaan mereka sendiri, meningkatkan nilainya, dan membuat orang mengakui bahwa segala yang kita miliki adalah kepercayaan dari Tuhan. Membayar Zakat diperlukan untuk setiap pria atau wanita Muslim dewasa yang memiliki kekayaan dalam jumlah minimum tertentu (lihat di bawah).

Zakat vs Shadaqah vs. Shadaqah al-Fitr

Selain sedekah yang dipersyaratkan, umat Islam didorong untuk memberi amal setiap saat sesuai dengan kemampuan mereka. Tambahan, amal sukarela disebut sedekah, dari kata Arab yang berarti "kebenaran" dan "kejujuran." Shadaqah dapat diberikan kapan saja dan dalam jumlah berapa pun, sementara Zakat biasanya diberikan pada akhir tahun setelah perhitungan kekayaan sisa. Namun praktik lain, Shadaqa Al-Fitr, adalah sejumlah kecil makanan yang akan diberikan untuk amal di akhir Ramadhan, sebelum shalat Idul Fitri. Sadaqa Al-Fitr harus dibayar sama oleh semua orang pada akhir Ramadan dan bukan jumlah yang bervariasi.

Berapa Banyak Bayaran dalam Zakat

Zakat hanya diperlukan bagi mereka yang memiliki kekayaan melebihi jumlah tertentu untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka (disebut nisab dalam bahasa Arab). Jumlah uang yang dibayarkan dalam Zakat tergantung pada jumlah dan jenis kekayaan yang dimiliki seseorang, tetapi biasanya dianggap minimal 2, 5% dari kekayaan "ekstra" seseorang. Perhitungan spesifik Zakat agak rinci dan tergantung pada keadaan individu, sehingga kalkulator zakat telah dikembangkan untuk membantu proses tersebut.

Situs Web Perhitungan Zakat

  • Perhitungan Zakat (Berbasis di AS)
  • Zakat Calculator (berbasis di Inggris)

Yang Dapat Menerima Zakat

Al-Qur'an menetapkan delapan kategori orang yang kepadanya Zakat dapat disumbangkan (dalam ayat 9:60):

  • Orang miskin - yang memiliki sedikit barang.
  • Orang miskin - yang sama sekali tidak punya apa-apa.
  • Pengumpul zakat - untuk pekerjaan mereka dalam mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.
  • Mualaf Muslim - yang mungkin terasing dari keluarga mereka dan membutuhkan bantuan.
  • Budak - untuk membebaskan mereka dari perbudakan di masa / tempat di mana perbudakan telah ada.
  • Debitur - untuk membantu membebaskan mereka dari hutang yang tidak dapat diatasi.
  • Mereka yang bekerja di jalan Allah - tentara berperang yang adil untuk membela komunitas Muslim.
  • Musafir - yang terdampar selama perjalanan mereka.

Kapan Harus Membayar Zakat

Sementara Zakat dapat dibayarkan kapan saja selama tahun Islam lunar, banyak orang lebih suka membayarnya selama bulan Ramadhan.

6 Buku Penting tentang Ramayana

6 Buku Penting tentang Ramayana

Keajaiban Alkimia

Keajaiban Alkimia

Sejarah Quaker

Sejarah Quaker